Tata Cara Berpuasa di Bulan Ramadhan

Jadwal dan Doa Berbuka Puasa Hari ke-21 Ramadan, Senin 3 Mei 2021

Umat Muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia tengah bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan yang telah berlangsung sejak 13 April 2021. Walaupun masih harus dijalankan di tengah kondisi pandemi Covid-19, namun hal ini tidak menjadikan semangat umat muslim menjadi kendur dalam berlomba-lomba beribadah dan melakukan kebaikan.

Bicara soal puasa Ramadhan, dalam artikel kali ini akan coba membahas tentang tata cara berpuasa di bulan Ramadhan sebagai berikut ini :

  • Niat

Menurut mazhab Al Hanfiyah, niat adalah maksud untuk taat dan mendekatkan diri kepada Allah subhana wa Ta’ala dalam bentuk mengerjakan suatu perbuatan.

Sedangkan menurut mazhan Al Malikiyah, niat adalah seseorang bermaksud dengan hatinya atas apa yang diinginkan pada perbuatannya.

Dalam hadits riwayat Bukhari, Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wassallam bersabda terkait niat,

“Sesungguhnya amal ibadah itu harus dengan niat. Dan setiap orang mendapatkan balasan sesuai dengan niatnya.”

Niat puasa Ramadhan ini dilakukan pada malam hari, sebelum fajar. Tentang niat, sebenarnya tidak ada lafadz niat puasa dalam hadits shahih. Nabi Muhammad dan para sahabat pun biasa mengerjakan amal dengan niat tanpa melafalkannya.

  • Makan Sahur

Sebelum menjalankan ibadah puasa, kita disunnahkan untuk makan sahur terlebih dahulu. Jadi, sahur ini merupakan sunnah Nabi dan menjadi pembeda puasa umat Islam dengan umat sebelumnya.

Sahur merupakan aktivitas makan atau minum yang dilakukan seseorang sebelum berpuasa dan sebelum datangnya waktu subuh.

Meskipun tidak wajib, namun sebaiknya anda melakukan sahur terlebih dahulu saat hendak berpuasa. Sebab dalam sahur terdapat pahala dan keberkahan di dalamnya. Namun, kalau tidak makan sahur karena bangunnya terlambat, puasanya tetap sah.

  • Menghindari Hal-Hal Yang Dapat Membatalkan Puasa

Hal-hal yang harus anda hindari karena bisa membatalkan puasa, antara lain makan, minum dan berhubungan suami istri di siang hari.

Allah Ta’ala berfirman :

Artinya : “Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beriktikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertaqwa.” (QS. Al Baqarah : 188).

  • Berbuka

Berbuka merupakan waktu yang sangat ditunggu-tunggu oleh orang yang berpuasa. Buka puasa waktunya ketika matahari terbenam, yakni saat masuknya waktu sholat maghrib. Dan menyegerakan berbuka puasa saat waktu berbuka adalah salah satu sunnah Nabi.

Terkait doa berbuka, ada beberapa doa buka puasa yang dapat diucapkan.

  • “Allaahumma lakasumtu wabika amantu wa’ala rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin.”

Artinya : “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

  • “Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah.”

Artinya : “Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, Insya Allah (jika Allah menghendaki).” (HR. Abu Daud no 2358).